Jumat, 06 Mei 2016

Merapikan area dan tempat kerja

Menjaga/memelihara area dan tempat kerja membutuhkan
perhatian dan kewaspadaan yang terus menerus. Satu upaya
penyelamatan juga tergantung pada unjuk kerja setiap pekerja/siswa
yang bekerja ditempat tersebut. Kecelakaan sangat mudah terjadi,
untuk itu setiap bekerja dan selesai bekerja, tempat kerja perlu
dirapikan. Untuk merapikan area tempat kerja disekolah bisa
dilakukan bersama-sama atau bertugas sesuai dengan uraian tugas
masing-masing. Komitmen untuk merapikan area tempat kerja harus
dilaksanakan bersama-sama seperti uraian tugas berikut.

1. KESEHATAN KERJA
a. Tempat kerja pekerja dipelihara kebersihan dan kerapihannya,
dan untuk kesehatan bersama, dilarang : meludah di lantai,
membuang sampah di sembarang tempat.
b. Setiap pekerja harus mematuhi dan melaksanakan instruksiinstruksi
tentang pemakaian alat-alat perlindungan K-3 yang
disediakan perusahaan.
c. Setiap pekerja yang mengetahui pekerja lain menderita
penyakit menular, seperti : lepra, syphilis, kolera, TBC, demam
berdarah muntaber, dsbnya, harus melapor kepada pimpinan
perusahaan atau atasannya tentang penyakit tsb untuk diambil
langkah-langkah pencegahan.
2. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
a. Kepala laboratorium
1). Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan
umum keselamatan kerja.
2). Bersama-sama dengan instruktur, membuat petunjuk
pemakaian peralatan serta menjabarkan aturan
keselamatan kerjanya.
3). Menjatuhkan sanksi bagi mahasiswa yang tidak
mengindahkan peraturan keselamatan kerja.
b. Instruktur
1). Memberikan petunjuk dan penjelasan kepada pratikan
tentang:
a). Kondisi bahaya yang dapat timbul dalam tempat kerja
b). Semua pengaman dan alat-alat perlindungan diri bagi
pratikan.
c). Cara-cara dan sikap yang aman dalam
mengoperasikan peralatan
2). Bersama-sama dengan kepala labor, membuat petunjuk
pemakaian peralatan serta menjabarkan aturan
keselamatan kerjanya.
3). Memberikan pertolongan pada setiap kecelakaan dan
melaporkannya kepada kepala laboratorium.
c. Teknisi
1). Memasang pada tempat kerja (pada tempat-tempat yang
mudah terlihat dan terbaca)
2). Membantu instruktur dalam hal penyedian alat
perlindungan diri bagi praktikan atau pengguna jasa
laboratorium (khusus yang berada di labor)

3). Memeriksa dan melengkapi obat-obatan P3K
d. Praktikan
1). Mematuhi dan mentaati semua syarat-syarat keselamatan
dan kesehatan kerja.
2). Memakai alat-alat perlindungan diri yang diwajibkan.
3). Memberikan keterangan yang jujur dan benar, apabila
terjadi kecelakaan.
3. Menyelenggarakan Penyegaran Udara yang Cukup
Agar sirkulasi udara tetap berjalan dengan baik, maka pintu dan
jendela harus dalam keadaan terbuka (selama ada praktikum).
4. Memelihara Kebersihan, Kesehatan, dan Ketertiban
a. Laboratorium harus tetap dalam keadaan bersih, baik sesudah
maupun sebelum praktikum, untuk itu instruktur perlu
mengatur grup/piket kebersihan yang bertanggung jawab atas
kebersihan laboratorium.
b. Laboratorium harus menyiapkan tempat penampungan
sementara bahan-bahan sisa praktikum, sebelum dipindahkan
ke tempat pembuangannya.
c. Air buangan/ sisa bahan pencuci lainnya, harus ditampung
pada tempat tertentu yang sengaja dibuat untuk itu.
d. Air buangan sisa bahan pencuci lainnya yang mengandung zat
kimia tidak boleh dibuang langsung ke saluran atau sungai
tanpa dinetralisir terlebih dahulu.
e. Setiap orang yang berada di laboratorium harus mentaati tata
tertib yang berlaku.
5. Mengamankan Pengangkutan Bahan dan Peralatan
a. Pemasukan dan pengeluaran bahan dan peralatan ke dan dari
laboratorium harus mendapat persetujuan kepala laboratorium
dan dilakukan dengan penuh kecermatan dan ketelitian.
b. Untuk kelancaran dan keselamatan bahan dan peralatan yang
keluar masuk laboratorium, maka laboratorium diwajibkan
untuk menyiapkan cara/prosedur/alat pengangkut dan jalan
khusus.
6. Mengamankan dan Memelihara Laboratorium
Seluruh pratikan/ pengguna jasa laboratorium, diwajibkan untuk
mengamankan dan memelihara laboratorium termasuk alat dan
peralatan serta perabotannya.
7. Pencegahan

Inilah Indikator Lingkungan Kerja yang Nyaman dan Sehat












Dunia kerja terkadang menghadirkan berbagai hal lain selain dari pekerjaan dan gaji yang mendukung produktifitas. Disinilah kamu bisa mempertimbangkan beberapa hal yang membuat lingkungan kerja nyaman serta memberikan inspirasi dan motivasi dalam bekerja. Hal ini juga yang menjadi pertimbangan sebelum kamu memutuskan untuk melamar pekerjaan atau mengundurkan diri dari suatu perusahaan.

Tidak dipungkiri lagi jika kondisi lingkungan kerja yang nyaman dan kondusif menjadi incaran terpenting bagi semua karyawan. Bahkan bagi sebagian karyawan tidak memperdulikan nominal gaji. Nah Berikut beberapa hal yang mengindikasikan jika tempat kamu bekerja sudah nyaman, sehat dan kondusif.

1. Persahabatan

morganmckinley.com
Ada rasa persahabatan terjalin diantara karyawan, atau bahkan dengan atasan. Hal ini menjadikan suasana menjadi cair, hangat dan menyenangkan. Kehadiran rekan kerja seperti ini bisa membuatmu lepas dari situasi kerja yang penat dan tentu saja akan memberikan efek hasil pekerjaan yag lebih baik.

Selain itu dengan adanya kondisi seperti ini, maka lingkungan kerja di pastikan jauh dari persaingan tidak sehat yang cenderung merusak. Akan tetapi hal tersebut juga mesti di batasi, tetaplah menjunjung tinggi profesionalisme dan tanggung jawab dengan masing-masing tugas yang diberikan.

Terutama dalam berorganisasi, biasanya terjadi kondisi persahabatan yang lebih erat dan emosional. Karena itu untuk mengundurkan diri dari organisasi harus di pertimbangkan lebih dalam lagi. Kamu bisa membaca contoh surat pengunduran diri dari organisasi.

2. Berbagi Ide
Terutama dengan atasan yang terbuka dan siap membuka komunikasi dengan berbagai masukan dan saran yang datang dari karyawannya. Kondisi seperti itu akan menghadirkan suasana lingkungan kerja yang penuh dengan saling kepercayaan. Dan hasilnya diharapkan akan membuat produktifitas berkembang menjadi lebih baik.

Tips untuk menciptakan situasi ini adalah dengan memperbaik cara berkomunikasi dan menampilkan akhlak semenarik mungkin. Dengan kesan wibawa dan akhlak yang baik maka kamu akan mengundang simpati dan cenderung setiap perkataan dan masukan kamu pun akhirnya didengar. Berikan solusi setiap kali diminta dan wujudkan konstribusi nyata bagi tempat kamu bekerja.

Seringkali kondisi seperti ini terusik karena keputusan kita untuk mengundurkan diri. Kamu bisa membaca artikel cara menjaga hubungan baik dengan mantan atasan agar hal tersebut bisa di hindari.

3. Lingkungan yang Bersih
Bekerja di lingkungan yang bersih akan menghasilkan produktifitas yang lebih baik dan berkualitas. Jika kantormu memiliki petugas kebersihan khusus seperti office boy misalnya maka tanggung jawab kamu seharusnya lebih mudah lagi. Kamu tinggal merapikan dan membuat terlihat nyaman dan indah tempat atau fasilitas yang kamu gunakan untuk bekerja seperti meja kantor misalnya.

Lingkungan yang bersih sepenuhnya menjadi tanggung jawab kamu pribadi. Jangan menyalahkan orang lain jika dengan lingkungan yang berantakan akhirnya kamu menjadi malas bekerja dan tidak fokus. Sesekali kamu juga bisa mengingatkan rekan kerjamu jika mereka tidak menghormati lingkungan tempat kamu berada, misalnya dengan membuang sampah sembarangan.

4. Kenyamanan

drelainechin.com
Rasa nyaman yang paling penting adalah adanya jaminan terkait masa depan. Jaminan seperti masa tua, jenjang karir, peraturan yang jelas dan lain sebagainya. Adanya berbagai jaminan tersebut bisa membuat kamu bekerja lebih nyaman dan tenang.

Hal-hal seperti ini biasanya kamu temukan di perusahaan besar yang sudah matang. Penilaian indikator perusahaan sehat itu dilakukan oleh badan akreditasi resmi atau dari penilaian karyawan lainnya. Karena itu pula perusahaan seperti ini selalu diincar oleh banyak pelamar dengan persaingan yang tinggi.

5. Menghormati Hak Ibadah
Saya rasa bagi setiap orang yang beragama dan memiliki keyakinan pasti menginginkan tempat bekerja yang tidak menganggu aktifitas ibadahnya. Khususnya bagi kamu yang seorang muslim, kamu bisa per

Cara Merapikan Sebuah Dokumen

Begitu banyak dokumen-dokumen yang berserak di ruang kantor maupun di ruangan kerja kita. Tanpa disadari kita membuang dokumen yang kita anggap tidak terpakai lagi, tetapi ternyata dokumen tersebut masih sangat penting. Dokumen yang bisa kita buang jika masa efektifnya kurang lebih setahun. Beberapa orang sering menyimpang dokumennya pada satu tempat tetapi bercampur dengan dokumen lain, pada saat dibutuhkan kita mesti mencarinya lagi atau membongkar seluruh dokumen hanya untuk selebaran dokumen penting. Lalu setelah mendapat dokumen tersebut, disimpang lagi seperti posisi yang dahulu, dan untuk membutuhkannya lagi mesti dokumen tersebut di bongkar dan begitu seterusnya. Ini sangat tidak efektif, apalagi sangat banyak memakan waktu atau banyak waktu yang terbuang.
Dokumen terbagi atas dua macam, yaitu dokumen fisik dan non fisik (file komputer). Dokumen fisik berbentuk surat-surat atau selebaran kertas sedangkan dokumen non fisik berbentuk program file. Merapikan dokumen-dokumen dengan cara kita, akan lebih efektif sehingga kita lebih mudah untuk mencarinya pada saat kita membutuhkannya. Saya akan memberikan beberapa cara merapikan dokumen dalam bentuk fisik, sebagai berikut :

Sediakan tempat untuk penyimpanan dokumen, seperti rak, lemari atau meja khusus untuk penyimpanan dokumen.
Pisahkan dokumen berdasarkan kategori atau asal / sumbernya, kalau itu merukan dokumen perusahaan, pisahkan berdasarkan per departemen atau unit kerja.
Pisahkan dokumen yang masuk dan dokumen yang keluar, baik anda menyediakan tempat untuk merangkumnya.
Atur tiap selebaran dokumen dari tanggal terbitannya, dimulai dari bawah dokumen tanggal terbitan lama dan seterusnya dilanjutkan sampai tanggal terbitan hari ini / tanggal terbitan baru yang berada posisi atas.
Berikan masing-masing label dokumen yang telah dirangkum dan yang telah tersimpang dalam 1 tempat file berdasarkan sumbernya atau per departemen / per unit kerja.
Setelah anda bisa menyimpang di rak lemari terbuka atau lemari tertutup.
Buatlah sebuah buku daftar dokumen-dokumen yang anda sudah simpang di rak penyimpanan, agar mudah mencarinya.
Setiap ada surat yang masuk atau yang keluar, anda bisa mencatatnya dalam buku daftar lalu di file berdasarkan kelompoknya masing-masing.
Mengapa ada pengelompokan seperti ini? agar anda lebih muda mendapatkan dokumen yang anda butuhkan tanpa harus membongkarnya. Dokumen yang tidak tersimpang secara baik dan teratur akan sangat sulit anda untuk menemukannya dan ini akan memakan waktu yang lama. Kalau dokumen dalam bentuk file program komputer, caranya tidak jauh bedah dengan cara merapikan sebuah dokumen yang dalam bentuk fisik. Tanggal dan waktunya sudah terprogram secara otomatis, tinggal anda memisahkannya berdasarkan sumber dan per departmen / per unit kerja dalam bentuk 1 folder.

Merapikan sebuah dokumen sangat penting agar anda lebih mudah menemukannya, tidak dilihat dari segi besar dan kecil dan juga beberapa banyaknya dokumen. Jika anda inginkan yang lebih efektif, anda bisa melakukan beberapa cara seperti diatas agar anda tidak kesulitan dalam mencarinya dan mudah menemukannya. Hal ini juga merupakan salah satu cara kerja adminitrasi yang baik, agar pekerjaan anda kerjakan lebih produktif dan efektif. Itulah seberapa informasi yang saya bisa berikan buat anda yang ingin mengetahui cara merapikan sebuah dokumen baik di ruang kerja anda, di rumah maupun di tempat kerja.

Cara Bersenang Senang di Tempat Kerja

Langkah awal untuk memperoleh kesenangan di tempat kerja adalah percaya bahwa kata-kata “senang” dan “bekerja” berada dalam kalimat yang sama. Ini benar – bekerja tidak harus membuat Anda menjauh dari kesenangan dari kehidupan Anda dan bahkan tempat kerja sebenarnya dapat menjadi tempat Anda untuk lebih ceria dan memenuhi kebutuhan Anda. Setelah Anda menyadari bahwa menjadi profesional bukan berarti menjadi sangat serius setiap saat, Anda dapat menemukan kesenangan Anda di tempat kerja – sambil meningkatkan produktivitas Anda.

Iklan
Sunting
Bagian 1 dari 3:
Mengatur Pola Pikir Anda

1
Tentukan tujuan nyata untuk diri Anda, bukan hanya rencana yang harus diikuti. Salah satu cara untuk lebih senang ketika bekerja adalah mengatur tujuan yang nyata untuk diri Anda sendiri kapanpun Anda berada di kantor. Walaupun ukuran – meyakinkan bahwa Anda dapat menulis sejumlah X laporan atau berbicara kepada sejumlah Y klien dalam satu minggu – dapat menjadi penyemangat jangka pendek, memiliki tujuan yang lebih bermakna, seperti mengembangkan kemampuan komunikasi atau menulis laporan yang lebih komprehensif tentang topik tertentu dapat membantu Anda memikirkan pekerjaan Anda secara garis besar. Memiliki tujuan jangka panjang yang bermakna dibandingkan hanya menghitung jumlah dapat benar-benar membantu untuk membuat lingkungan kerja Anda lebih menyenangkan bagi Anda.
Tuliskan tujuan kerja mingguan Anda sebelum Anda bekerja di hari Senin, dan bekerja mengatur tujuan bulanan atau bahkan tahunan. Lebih banyak yang ingin Anda raih, Anda akan lebih merasa termotivasi.
Percaya atau tidak, pengaturan tujuan dan pencapaian tujuan sebenarnya akan membuat pekerjaan mingguan Anda lebih menyenangkan!

2
Bangkitkan energi positif. Jika Anda ingin tempat kerja Anda menjadi lebih menyenangkan, kemudian Anda harus bekerja lebih positif. Tentunya, setiap orang senang mengeluh tentang pekerjaan, tetapi jika Anda memiliki kebiasaan mengeluh tentang pekerjaan dengan semua rekan kerja Anda, kemudian Anda akan terus tertekan ke bawah. Walaupun itu dapat membantu melepaskan hal yang mengganggu Anda, cobalah untuk berbicara tentang inovasi baru atau rekan kerja yang Anda senangi di kantor untuk berubah, dan lihat bagaimana ini dapat meningkatkan tingkat kesenangan dan suasana hati Anda secara menyeluruh.
Bekerja dengan memuji tulus minimal salah satu rekan kerja Anda setiap hari. Ini akan membantu mengatur hal positif untuk hari Anda.
Jika Anda mendapati diri Anda membuat komentar negatif, cobalah untuk mengimbanginya dengan minimal dua komentar positif.
Ketika rekan kerja Anda mengeluh tentang pekerjaan, Anda tidak harus menghentikan mereka, tetapi Anda dapat mencoba untuk mengubah topik menjadi sesuatu yang lebih positif.

3
Milikilah rasa humor. Jika Anda ingin bekerja dengan senang, kemudian Anda harus berhenti berpikir bahwa menjadi seorang profesional berarti harus menjadi serius setiap saat. Jika Anda mengambil waktu untuk tertawa tentang hal lucu yang terjadi di kantor, untuk berbagi cerita lucu dengan rekan kerja, atau hanya membaca komik lucu yang diletakkan di lemari es, Anda akan melihat seberapa besar kesenangan yang mampu Anda miliki di tempat kerja. Jika Anda berhenti melihat pekerjaan sebagai zona “tidak nyaman”, kemudian Anda akan membuka diri Anda untuk kemungkinan yang tidak terbatas.[1]
Jika lingkungan kerja Anda cukup menyenangkan dan terbuka, Anda bahkan dapat melakukan gurauan yang tidak membahayakan dengan rekan kerja Anda, seperti meletakkan laba-laba karet di laci. Hanya pastikan Anda mengenal mereka cukup baik sehingga ini tidak memberikan pesan yang salah.
Belajar juga untuk tertawa pada diri Anda sendiri. Jika Anda memposisikan diri Anda untuk sedikit tidak serius, Anda akan mampu untuk tenang dan lebih senang.

4
Termotivasilah untuk melakukan pekerjaan Anda. Termotivasi untuk sukses dapat benar-benar membantu Anda merasa senang di tempat kerja. Agar Anda termotivasi, Anda tidak hanya mengatur tujuan pribadi tetapi benar-benar percaya










Setitik Wawasan : CONTOH PENERAPAN ETIKA di TEMPAT KERJA

Etika di Lingkungan Kerja

1. Tutur – sapa

Kebiasaan dalam tutur sapa dikantor yaitu menyapa customer, karyawan lain , atau atasan dengan sebutan Bapak, Ibu atau Tuan dengan memberikan senyum ramah tamah.

2. Selama Jam Kerja

Selama Jam kerja dilarang merokok dan mengobrol di meja kerja mengenai masalah pribadi. Membawa Makan dimeja kerja .


3. Menerima Tamu

Terhadap tamu tamu urusan bisnis / dinas kita harus memberikan pelayanan terbaik dengan menunjukkan sikap sopan, perhatian dan tidak cuek.


4. Bicara Melalui Telepon

Mengucapkan kalimat dengan nada lembut tegas, menjelaskan dengan jelas dan terang .mengontrol volume suara karena Customer lebih menghargai suara yang mudah ditangkap dibandingkan senyum yang diberikan.


5. Memahami dan mengerti budaya kantor

Mulai dari sikap kerja ,cara berbusana di tempat kerja, menghormati lingkungan yang ada ditempat kerja seperti senior.


6. Penuhi Tugas dan Tanggung Jawab

Tidak melimpahkan tugas kita keorang lain jika kita masih mampu mengerjakannya.Setiap karyawan diberikan job masing masing sesuai bidangnya.


7. Karyawan yang tidak absen dikarenakan telat akan dikenakan sanksi berupa denda.

Telat Minimal 15 menit dengan memberikan penjelasan yang sesuai fakta konkrit. Bagi yang tidak masuk dikarenakan sakit membawa surat dokter rumah sakit yang telah ditunjuk perusahaan.


8. Datang tepat waktu dan pulang tepat waktu juga

9. Menjaga ketertiban dan keamanan di kantor

10. Merawat barang-barang milik kantor

11. Menyelesaikan tugas yang diberikan dengan baik dan tepat waktu

12. Menjaga hubungan baik dengan orang-orang kantor

13. Mentaati dan mematuhi peraturan tertulis yang berlaku

14. Selalu siap sedia membantu atasan dan teman sekantor

15. Melaporkan kepada atasan bila terjadi hal yang tidak terduga

16. Menghemat penggunaan listrik dan air bersih selama bekerja

17. Bertanya kepada yang mengerti jika ada pertanyaan tentang pekerjaan

18. Merapikan tempat kerja agar tidak berantakan

19. Menjaga kerapian dan kebersihan penampilan

20. Siap kerja lembur jika dibutuhkan

21. Mengakui dan minta maaf jika melakukan kesalahan dalam bekerja

22. Sanggup ditugaskan ke luar kota atau bahkan ke luar negeri


Review: Ici-icip Sarimi Mie Kuah Rasa Tongseng Ayam

Hy, guys..

Hari ini saya mau coba memberikan review dari produk terbaru yang di keluarkan oleh SARIMI, yaitu Sarimi rasa tongseng ayam, dah pada tau lom??niy check hasil review saya mencicipi mie kuah rasa tongseng ayam dari Sarimi


Sarimi rasa tongseng ayam


Ketika di buka terdapat kelengkapan berupa Bahan Pelengkap berisi irisan daging dan daun bawang, Bumbu, kecap dan minyaknya.


Setelah dimasak dengan metode standard, ini hasilnya. Soal rasa? jangan berharap rasa tongseng yang original seperti seharusnya, dari sisi aroma juga sudah tidak menunjukan aroma tongseng yang begitu menggoda, tapi komposisi rasa yang disajikan tetap enak dilidah kok dan tetap yumie untuk menghangatkan diri saat malam hari.

ow iya, melihat judul "rasa tongseng ayam" seharusnya di rubah menjadi tongseng sapi, karena irisan daging yang diberikan sebagai bahan pelengkap tidak menunjukan bahwa itu adalah daging ayam guys...
Jadi demikian hasil review saya mencicipi mie instan Sarimi : mie kuah rasa tongseng ayam..

ketemu lagi di tulisan berikutnya ya....

bye-bye...


Rabu, 04 Mei 2016

Jenis Solvent

PENGERTIAN
Solvent adalah campuran homogen zat. Campuran homogen, maksudnya adalah campuran zat yang bagian-bagiannya tidak dapat dibedakan lagi. Semua zat sudah menyatu menjadi satu kesatuan. Lalu apa solute dan solvent itu?

Solute adalah zat terlarut, sementara solvent adalah zat pelarutnya.

Ambil contoh, larutan garam. Dalam hal ini, larutan garam adalah campuran antara dua zat, yaitu garam dan air. Solute dari larutan tersebut adalah garam, sementara solvent-nya adalah air. Karena air dan garam sudah menjadi satu kesatuan, alias tidak dapat dibedakan lagi satu sama lainnya, maka campuran itu disebut larutangaram.

Nah contoh lainnya adalah air laut.

Pada air laut, garam berada dalam bentuk ion-ionnya. Dan bila diuji, air laut lebih mudah menghantarkan listrik dibanding air biasa. Hal inilah yang menyebabkan air laut termasuk dalam kelompok larutan elektrolit.

Sementara itu, larutan yang tidak bisa menghantarkan listrik karena tidak adanya ion, disebut larutan non elektrolit.
Dalam jenis larutan yang dapat menghantarkan listrik ini, terjadi proses ionisasi. Apa ionisasi itu?

Ionisasi adalah proses perubahan atom atau molekul menjadi ion dengan menambah atau mengurangi muatannya (elektron). Jadi misalnya kalau atom Na dikurangi elektronnya, maka atom Na itu akan berubah jadi ion Na +

Tapi kalau ionisasi yang dimaksud dalam proses pada larutan elektrolit disini, adalah proses pemisahan (disosiasi) senyawa ionik. Misalnya NaCl akan terurai jadi ion Na + dan Cl - yang menghantarkan listrik


Bahaya penggunaan Solvent Bahaya dalam Cat
Cat, sebagai material yang berfungsi sebagai pelapis, memang dibuat dari bahan-bahan yang berbahaya bila kandungannya melebihi nilai ambang batas yang diperbolehkan. Salah satu bahan yang berbahaya adalah VOC (volatile organic compound) atau kandungan senyawa organik yang mudah menguap. Yang termasuk dalam kategori VOC di antaranya solvent dan tiner. VOC ditandai dengan bau, walaupun menurut Chandra Budiono dari Pacific Paint, cat yang tidak berbau belum tentu bebas VOC.
solvent tidak ramah bagi lingkungan dan juga tidak ramah bagi kesehatan manusia. Polimerisasi (salah satu tahap dalam pembuatan cat) yang menggunakan teknologi terbaru memungkinkan proses pembuatan cat tidak membutuhkan solvent lagi.

Solvent yang ada dalam kandungan cat akan menguap setelah cat diaplikasikan. Setelah solvent menguap, cat akan mengering dan membentuk lapisan di pemmuaaan benda. Karena itu cat yang sudah diaplikasikan pada dinding dan sudah mengering, sebenarnya sudah tidak lagi mengandung solvent.

Tapi gas atau uap yang dihasilkan tersebut membutuhkan waktu untuk benar-benar hilang dari udara di dalam ruang yang baru dicat. Uap solvent yang menyebar di udara ini bisa mencemari lingkungan dan menyebabkan gangguan kesehatan bila terhirup secara berlebihan.

Efek solvent bisa dirasakan secara instan ketika kita memasuki ruang yang mengandung gas akibat penguapan solvent. Secara instan, bahan ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan ringan seperti seperti mata pedas, kulit perih, gangguan saluran pernafasan, atau alergi. Sedangkan bila dihfirup dalam jangka waktu lama, bahan ini bisa menyebabkan kanker, kerusakan hati, dan gangguan sistem saraf.

Timbal ini terkandung di dalam pigmen, yaitu bahan untuk memberi warna pada cat. cat warna kuning dan oranye memiliki kandungan timbal yang lebih tinggi dibandingkan warna-warna lain. biasanya penambahan timbal ini berlaku untuk cat minyak.

Seperti juga timbal, merkuri merupakan bahan logam berat yang ada dalam kandungan cat. Di dalam cat, merkuri salah satunya digunakan dalam campuran antijamur. Bila VOC berbahaya saat uapnya terhirup, merkuri dan timbal akan memberi efek buruk bila masuk ke dalam tubuh. Ini bisa terjadi apabila Anda atau anak Anda menyentuh dinding, serbuknya menempel di tangan Anda dan kemudian Anda memegang makanan tanpa mencuci tangan terlebih dulu.

Timbal bisa menyebabkan di antaranya gangguan sistem saraf dan organ reproduksi. Pada tubuh anak