Rabu, 04 Mei 2016

Jenis tinta

Tinta adalah bahan berwarna yang mengandung pigmen warna yang digunakan untuk mewarnai suatu permukaan. Tinta bersama pena dan pensil digunakan untuk menulis dan menggambar. Tinta merupakan sebuah media yang sangat kompleks, berisikan pelarut, pigmen, celupan, resin dan pelumas, sollubilizer (semacam senyawa yang membentuk ion-ion polimer polar dengan resin tahan air), surfaktan (yaitu unsur basah yang menurunkan tekanan permukaan dari sebuah cairan, memungkinkan penyebaran yang mudah, surfaktan juga menurunkan tekanan antar permukaan antara dua cairan), materi-materi partikuler, pemijar, dan material-material lainnya. Komponen-komponen tinta tersebut menjalankan banyak fungsi: pembawa tinta, pewarna, dan dan bahan-bahan addiktiv lainnya digunakan untuk mengatur aliran, ketebalan dan rupa tinta ketika kering.bahan
Setiap perusahaan tinta pastinya mempunyai bahan tambahan yang menjadi kekuatan jual produk mereka, tetapi pada intinya tinta semua tinta dye mempunyai bahan dasar yang harus ada untuk memproduksinya. Semua bahan tersebut dicampur menjadi satu.
Bahan dasar tinta jenis Dye :
1. Air
Air yang digunakan adalah harus air dengan kualitas tinggi, tidak terkontaminasi baik sejak pengambilan hingga pemrosesan tinta, kualitas air menentukan daya tahan tinta nantinya saat penyimpanan, biasanya air ini harus melalui proses UV dan Reverse Osmosis, ada juga yang menggunakan air destilasi. Air adalah komponen terbanyak yang digunakan untuk membuat tinta Dye.
2. Pewarna
Pewarna Jenis Dye yang terbaik adalah pewarna yang mampu menampilkan kualitas warna yang baik.
3. Co-Solvent – Humectant
Adalah bahan cair yang membantu pewarna (bukan tinta keseluruhan) agar tidak mudah mengeras sebelum terserap oleh kertas.
4. Fixative – Penetrant
Adalah bahan yang mengontrol tinta saat jatuh pada permukaan kertas, bahan ini harus mampu menahan tinta agar tidak terlalu terserap oleh kertas yang dapat mengakibatkan tinta tembus ke belakang kertas atau basah sebelum mengering.
5. Surfactant.
Adalah bahan cair pemacu kerja tinta keluar dari head catridge, ukuran yang salah dalam penggunaannya menghasilkan tinta yang buruk. Humectant yang terlalu banyak bisa membuat tinta terus-menerus keluar dari head (wicking), atau terlalu sedikit juga bisa membuat tinta mudah menggumpal pada tangki dan head menjadi tersumbat (clogging). Pemakaian Surfactant harus seimbang dengan penggunaan Fixative.
6. Resin
Bahan inilah yang membuat efek polish dan tidak mudah terberai saat hasil cetakan pada kertas kita gosok dengan tangan.
7. Biosida/Fungisida
Adalah bahan tambahan untuk menjaga keawetan tinta saat disimpan pada waktu yang lama dengan membunuh kuman dan bakteri pada tinta.
8. Buffer dan Agent lainnya
Biasanya tinta harus memiliki pengatur pH agar tinta tidak terlalu asam atau basa.
Itulah bahan-bahan dasar dalam pembuatan tinta printer jenis Dye.
Saya yakin setelah mengetahui bahan-bahan dasar tinta ini, kita bisa mengetahui penyebab tinta wicking atau clogging, tinta yang jamuran, tinta yang berwarna pudar, dan lainnya.
Kandungan
Secara umum tinta dibagi menjadi dua macam, tinta yang berbasis pelarut dan tinta yang berbasis air. Keduanya mempunyai keunggulan dan kelemahan. Dibanding tinta yang berbasis solven maka tinta yang berbasis air lebih tidak berbahu dan tidak beracun, tetapi tinta yang berbasis solven relatif lebih cepat mengering dan menghapus tinta yang belum kering tidak akan meninggalkan noda.

a. Kandungan utama

1. Solvent ( pelarut ).

Adalah cairan yang mudah menguap merupakan bahan yang ditambahkan dalam cat, vernis dan lacquer sebagai upaya untuk melarutkan komponen resin dan untuk memodifikasi viskositas bahan. Untuk memenuhi hal itu secara efektif pelarut harus memenuhi kriteria;

1. Harus merupakan larutan yang kekentalannya sesuai untuk penyimpanan dan kebutuhan penerapan pelapisan dalam bentuk cairan.

2. Harus mempunyai laju penguapan yang benar.

3. Harus mendepositkan lapisan dengan karakteristik optimum.

4. Harus tidak mempu



.Apa saja komposisi dalam sebuah tinta cetak offset ?

Seperti telah di uraikan di atas,tinta cetak offset terdiri atas pigmen,vernis,dan juga additive berupa dryer dan beberapa bahan penolong lainnya.

1.Pigmen
Pigmen merupakan salah satu jenis bahan pewarna.Pigmen pun di bagi menjadi tiga jenis,yakni pigmen organik,pigmen anorganik dan carbon black.

Mengapa pigmen di pilih sebagai bahan pewarna dalam tinta cetak offset ? Alasannya,karena pigmen lebih tahan terhadap air,jadi tidak akan ikut larut saat terkena air.


Partikel – partikel pigmen akan lebih condong menginfiltrasi ke dalam serat – serat kertas,sehingga ketika tinta mengering,partikel tersebut akan tersangkut di dalam serat – serat halus kertas tersebut.


Alasan kedua mengapa pigmen di pilih sebagai bahan pewarna adalah daya tahan pudarnya lebih lama ketimbang bahan pewarna berupa dye stuff.

Pigmen biasanya akan mampu bertahan sampai beberapa tahun jika di jaga dari intensitas terpaan udara dan sinar matahari.
Sementara kelebihan tinta dye stuff ialah warnanya yang lebih cemerlang di banding dengan pigmen.

Biasanya dye stuff di peruntukkan bagi industri tekstil,meskipun dye stuff ada yang di gunakan dalam bahan pewarna dalam industri cetak,kuantitasnya hanya sedikit.

Ukuran partikel – partikel penyusun pigmen memiliki ukuran yang tidak kecil,maka dari itu ukuran partikel pigmen wajib di dispersikan guna menyatukannya dengan resin dan vernis.Semakin besar kandungan pigmen di dalam sebuah tinta cetak,maka tingkat densitas ( kepekatan ) tinta tersebut pun akan besar pula.

Namun,jumlah pigmen yang ada di dalam sebuah komposisi tinta cetak juga mempunyai batas tertentu ( limit ),karena jika tidak di batasi akan mempengaruhi hasil cetakan,bahkan merusaknya.Salah satu yang menerima indikasi dari pigmen yang berlebihan adalah tingkat viskositas ( kekentalan ) tinta cetak.

Berikut beberapa syarat bahan pewarna yang di gunakan dalam tinta cetak, yang penulis kutip dari buku ‘Ilmu Bahan Grafika I’ karya Muryeti,S.Si ,dosen Ilmu Bahan

Grafika :
- Dapat di buat menjadi partikel yang halus
- Mempunyai kekuatan warna yang tinggi dan jernih
- Tidak abrasif
- Berat jenis tidak terlalu tinggi
- Tahan terhadap panas,cahaya,dan bahan kimia
- Mudah untuk di dispresikan
- Tidak larut dan mudah di basahi oleh cairan bahan pengikat secara merata
- Tahan lama dan awet dalam penyimpanan

1.PIGMEN
a.Pigmen Organik
Pigmen ini bahan bakunya di ambil dari minyak bumi,batu bara,dan bisa juga tanaman.

Di dalam pigmen organik ini ada juga pigmen organik yang sintetis,dan tentu saja cara memproduksinya menggunakan proses kimiawi,di mana unsur dasarnya biasanya terdiri atas hidrogen dan karbon.Dan pigmen organik ini akan mengandung senyawa berupa oksigen,belerang,dan nitrogen.
Biasanya,pigmen organik ini memiliki bentuk berupa bubuk halus serta memiliki partikel yang lebih halus pula,dan dengan sifat tersebut pigmen jenis ini akan lebih mudah untuk di dispersikan.Kelebihan pigmen jenis ini ialah,tidak memiliki sifat abrasif,memiliki daya alir yang baik dan yang terpenting pigmen organik mempunyai sifat yang lebih stabil.


Namun kekurangannya adalah,pigmen organik tidak terlalu tahan terhadap bahan kimia,temperatur yang tinggi,serta cahaya.Contoh dari pigmen organik : hansa yellow,phthalocyanine blue.


b.Carbon Black
Pigmen yang satu ini di dapat dari hasil pembakaran gas alam maupun minyak.

Dan biasanya hasil pembakaran ini di kenal dengan istilah Thermal Black.


Tujuan produksi carbon black ini adalah untuk mengantisipasi kekurangan yang terdapat pada sifat warna proses,yang mana pada pencampuran ketiga warna proses Cyan,Magenta,dan Yellow tidak menghasilkan warna hitam.


c.Pigmen Anorganik
Terbentuk dari mineral – mineral ataupun bahan galian lainnya.Pigmen anorganik juga bisa di dapat dengan proses kimiawi yang di lakukan di pabrik – pabrik.


Kelebihan dari pigmen anorganik adalah mampu bertahan terhadap bahan kimia,cahaya,maupun panas.Tinta yang di hasilkan dari pigmen ini pun akan memiliki sifat reologi yang cukup baik.

Akan tetapi,pigmen ini memilki sifat abrasi



Selasa, 03 Mei 2016

Benarkah otak kanan lebih hebat dari otak kiri? (Refleksi atas pemahaman yang salah tentang belahan otak kanan & otak kiri)

Penemuan Roger W Sperry

Berbicara tentang otak kiri dan kanan, bermula dari penemuan hebat Roger W Sperry di tahun 1960. Awal mulanya, Roger W Sperry melakukan penelitian terhadap orang yang mengalami sakit epilepsi dimana sambungan antara otak kiri dan kanan (corpus collosum) yang diduga oleh Roger Sperry bahwa dengan pemotongan corpus calosum ini mampu meredakan penyakit epilepsi tersebut. Tetapi pemotongan sambungan tersebut mempunyai efek dimana otak kiri dan kanannya tidak dapat bekerja sama, misalkan ia dapat melihat seekor simpanse tetapi tidak dapat menyebutkan namanya. Berkat penelitian tersebut Roger W Sperry mendapat anugerah hadiah Nobel di tahun 1981.

 

Roger W Sperry mengemukakan bahwa otak manusia terdiri dari belahan kiri dan kanan, di mana masing-masing belahan otak tersebut mempunyai fungsi yang berbeda. Tugas belahan kiri paling utama adalah untuk bahasa (verbal) termasuk kata-kata, logika, matematika, urutan, analisis, dll sedangkan tugas belahan kanan berfungsi selain dari bahasa (nonverbal) yang meliputi kreativitas, irama, kesadaran ruang, imajinasi, melamun, warna, dll

 

Seseorang yang dominan belahan kiri, biasanya akan:

Memilih sesuatu yang berurutanBelajar lebih baik dari bagian-bagian kemudian keseluruhanLebih memilih system membaca fonetikMenyukai kata-kata symbol dan hurufLebih memilih membaca subyeknya lebih duluMau berbagi informasi fakta yang berhubunganLebih memilih instruksi yang berurutan secara detailMengalami focus internal lebih besarMenginginkan struktur dan prediksi

 

Seseorang yang dominan belahan kanan, biasanya akan:

Merasa lebih nyaman dengan sesuatu yang acakPaling baik belajar dari keseluruhan kemudian bagian-bagianLebih memilih system membaca seluruh bahasaMenyukai gambar, grafik dan diagramLebih memilih melihat atau mengalami subyeknya lebih duluMau berbagi informasi tentang hubungan antara segala sesuatuLebih memilih yang spontan, lingkungan belajar yang mengalirMengalami fokus eksternal yang lebih besarMenginginkan pendekatan yang tak terbatas, baru & mengejutkan.

 

Dengan tegas, saya katakan disini bahwa kita hanya punya satu otak, yang terbagi menjadi dua belahan yaitu Left hemisphere (belahan kiri) yang merupakan PUSAT BAHASA (VERBAL) yang menjadi fungsi rasional dan Logika, dan Right hemisphere (belahan kanan) yang fungsinya selain dari fungsi verbal yang ada pada otak kiri, seperti : kreatif, irama dll.

Kedua belahan otak ini dihubungkan oleh serabut saraf yang disebut corpus collosum yang menyebabkan terhubungnya 'pesan' antara kedua belahan otak ini. Disini Roger W Sperry menggunakan istilah hemisphere yang berarti 'belahan'. Dan hemisfer disini juga tidak pada keseluruhan dari belahan (hemisfer) otak tersebut tapi hanya pada bagian-bagian tertentu dari belahan (hemisfer) otak ini, yang saya istilahkan sebagai folder dari sebuah hardisk otak yang sangat besar seperti folder-folder yang ada pada hardisk komputer. Ini saya tegaskan agar tidak terjadi salah anggapan selama ini yang menyebut dua otak yaitu otak kanan dan otak kiri.

 

Sebagian orang terlalu menyederhanakan kesimpulan tersebut atau melihatnya sebagai sesuatu yang ekstrem, yang menciptakan pemisahan dalam berpikir yang tidak didukung riset dan literatur yang benar. Bahkan ada yang muncul yang menggambarkan garis pemisah antara “cara lama otak kiri” dan “pendekatan terbaru otak kanan”. Yang ada hanyalah pilihan dimana belahan yang satu lebih “DIAKTIFKAN” dan yang lainnya tidak. Tidak ada pembelajaran yang efektif yang hanya di satu sisi saja. Yang lebih tepat adalah penggunaan KEDUA BELAHAN OTAK yang jauh lebih hebat, karena otak kita interaktif sifatnya.

 

Karya orisinal dari Roger William Sperry, Ph.D. yang menemukan perbedaan fungsi antara belahan otak kiri dan kanan, tetap valid sampai hari ini. Tetapi menjaga penemuan itu tetap berada dalam perspektif yang benar itu yang tidak mudah.

 

Memasuki era 1990an, mulai ditemukan alat-alat yang canggih yang dapat meneliti organ dalam tubuh maupun otak manusia. Dan hal-hal luar biasa yang ditemukan dalam riset untuk mengungkap misteri otak manusia tidak lepas dari adanya alat-alat canggih seperti MRI, PET dan SPECT. Jika sebelum tahun 1990, para ilmuwan menggunakan otak yang telah mati untuk melakukan riset, maka dengan alat ini mereka bisa melakukan test pada otak orang yang hidup. Dan bisa melihat sampai ke tingkat sel-sel otak karena alat-alat tersebut bisa melihat ketipisan hingga 1/1000 tipisnya rambut manusia.

 

Dengan alat-alat ini juga berhasil diketahui, bahwa 80% dari pengetahuan mengenai otak yang diketahui sebelum tahun 1990 adalah salah. Jadi apa yang sudah diketahui selama bertahun-tahun oleh para ilmuwan mengenai otak manusia hanya 20% saja yang benar. Ini benar-benar merubah ilmu pengetahuan di abad ini mengenai otak manusia.

 

 

Otak kita yang tidak seimbang (asimetris)

Pengetahuan kita selama ini mengatakan bahwa otak kiri mengontrol bagian disebelah kanan tubuh, dan otak kanan mengontrol bagian tubuh di sebelah kiri. Namun penemuan terakhir ini oleh Dr. Iaccino mengatakan bahwa otak kiri “bertanggung jawab” dalam sebagian besar aktivitas, termasuk sisi kanan dan sebagian sisi kiri. Maka tidak heran bila kita lebih banyak menggunakan tangan kanan, kaki kanan, mata tertentu dll. Menurut penelitian, 9 dari 10 manusia mempunyai otak kiri yang lebih besar. Pusat intelegensi kita yang paling aktif (area wernicle) ada pada otak kiri (area wernicle otak kiri), sedangkan pusat intelegensi pada otak kanan (area wernicle otak kanan) lebih kecil karena sangat jarang digunakan akibat dari fungsi berbahasa yang ada pada otak kiri yang lebih sering digunakan, yang tidak dimiliki otak sebelah kanan. Maka secara fisik pun ukuran belahan otak kiri dan kanan tidak benar-benar sama, tergantung otak belahan mana yang lebih aktif.

 

 

Tentang otak kiri

Pemikiran bahwa otak kiri adalah otak logika, dan otak kanan otak kreatif sudah ketinggalan jaman. Kita dapat menjadi sangat kreatif dengan menggunakan tahap-tahap, pola dan variasi yang logis. Buku karya Edward de Bono tentang Berpikir Lateral, mengingatkan kita bahwa seseorang dapat menggunakan sisi otak kiri untuk menjadi kreatif. Selama bertahun-tahun, de Bono melakukan serangkaian proses untuk sampai kepada solusi kreatif melalui metode yang bertahap.

 

Apakah musik itu merupakan aktivitas pada otak kanan? Pikirkan lagi! Para peneliti neuroscience menemukan bahwa para musisi memproses musik sampai pada tingkat yang lebih besar dibagian belahan otak kiri, sementara mereka yang bukan musisi memprosesnya lebih pada belahan otak kanan. Seorang seniman dalam merancang karya seni, mereka mengikuti logika dan aturan mereka sendiri tentang bentuk, warna dan suara. Karena agar karya mereka dapat diterima orang banyak, harus ada pertimbangan secara logika, detail dan proporsional. Agar menghasilkan karya seni yang bagus, harus melibatkan belahan kiri & kanan secara seimbang.

 

 

Tentang Otak kanan

Penemuan neuroscience tentang otak kanan, memang memegang peranan dalam hidup kita saat ini. Bicara tentang belahan otak kanan, sekolah adalah tempat yang paling banyak disalahkan. Diperkirakan hampir 90% pembelajaran di sekolah dominan pada belahan otak kiri. Maklum saja cara ceramah adalah metode yang paling mudah dilakukan para guru dalam mengajar. Dan itu lebih banyak mengaktifkan otak kiri. Kenapa banyak siswa yg ‘boring’ waktu guru menerangkan? Karena otak kiri siswa dipacu unjuk kerjanya, sementara otak kanannya nganggur tanpa aktivitas. Dan aktifitas berlebih dari organ tubuh dalam hal ini otak menghasilkan metabolik buangan yang lebih banyak yang menyebabkan otak kiri menjadi cepat lelah. Juga otak kiri yang digunakan secara berlebihan ini, memerlukan nutrisi makanan yang lebih banyak yaitu oksigen dan glukosa. Hal ini berakibat otak kiri lebih banyak mengambil oksigen dan glukosa tubuh, sehingga otak kanan menjadi kekurangan. Karena itulah beberapa siswa melakukan kegiatan saat guru mengajar tsb menjadi sepertinya kelelahan yang berakibat: melamun, cuek, corat-coret kertas, baca komik, jahil sama teman dll. Ini sebagai wujud kompesansi otomatis yang dilakukan oleh otak kanan, yang juga memerlukan nutrisi oksigen dan glukosa. Solusinya, guru seharusnya mengajar dengan melibatkan kedua belahan otak. Belahan otak kanan perlu dilibatkan juga dalam pembelajaran seperti: tampilan gambar, cerita, gerakan, aktivitas kelas, diskusi, musik, film dll.

 

(Karena itu, saya tergerak untuk menyusun teknik pengajaran berdasarkan cara kerja otak yang sangat berguna bagi para guru, dosen, fasilitator, trainer dan anak-anak Indonesia. Anda bisa baca teknologi Quantum Genius hasil rancangan saya di www.best-camp.com.)

 

 

Apakah otak kanan lebih baik daripada otak kiri?

Meskipun otak kanan (non-verbal), pemikirannya sering dianggap sebagai lebih 'kreatif', tidak ada benar atau salah di sini; itu hanya dua cara berpikir yang berbeda. Satu tidak lebih baik daripada yang lain. Yang penting adalah menyadari bahwa ada cara berpikir yang berbeda, mengetahui apa preferensi alamiah anda, dan jika hal itu sangat verbal (otak kiri) daripada visual (otak kanan). Anda perlu terbuka untuk mencoba pendekatan baru diluar dominan otak anda, sehingga melibatkan kedua belahan otak anda.

 

Memang peran belahan kanan sangat bagus dalam hal kreativitas, intuisi, penemuan ide bisnis, inspirasi baru, imaginasi dan pemikiran baru. Namun, bukan berarti belahan otak kanan lebih penting daripada belahan otak yang kiri, ataupun sebaliknya. Satu hal yang perlu kita ingat bahwa hasil otak kanan untuk menjadi yang sepertinya ide brilian, kreatif, imaginasi, inspirasi, perlu ditindaklanjuti oleh PEMIKIRAN KRITIS OTAK KIRI yang benar-benar KRITIS, bukan sekedar hanya berpikir biasa seperti anda berpikir sehari-hari, sehingga menghasilkan karya yang gemilang (Eureka).

 

Sehingga kedua-duanya sangat penting, karena itu keduanya harus DIKEMBANGKAN secara SEIMBANG dan SENGAJA agar fungsi masing-masing belahan berjalan seimbang dan saling menguatkan. Jika hanya terfokus pada salah satu belahan maka belahan yang kurang berkembang akan terhambat dan tidak berkembang dalam menjalankan fungsinya. Seseorang akan menjadi miskin kreativitas bila ia lebih banyak dirangsang untuk menggunakan belahan otak kirinya saja, tetapi seseorang tidak dapat dikatakan kreatif saat dia menggunakan otak kanan saja karena sesuatu yang dikatakan kreatif karena dilakukan atau dieksekusi/ action, dimana hal ini dilakukan oleh otak kiri. Sebaliknya jika fungsi belahan otak kanannya yang “katanya” lebih kerap digunakan (dominan) maka tidak ada tindakan atau action seperti yang telah disebutkan diatas tadi dalam kehidupan sehari-hari.

 

Jadi masalahnya bukan pada otak kanan, atau otak kiri yang lebih hebat. Tapi bagi mereka yang dominan otak kiri, agar mengaktifkan juga belahan otak kanan dalam bekerja, berpikir atau beraktifitas, demikian juga sebaliknya. Lebih ringkasnya adalah apabila belahan otak yang lebih lemah dilibatkan untuk bekerja secara bersamaan dengan belahan yang sudah aktif, maka akan tercipta kemampuan dan efektifitas otak yang 5 hingga 10 kali lebih tinggi dari sebelumnya.

 

 

Hampir setiap waktu, kedua belahan otak kita aktif

Penelitian berikutnya berdasarkan penemuan Roger W. Sperry, dilakukan oleh Jerry Levy, PhD, (1995) dari University of Chicago, menegaskan bahwa kedua bagian otak kita terlibat hampir dalam setiap aktivitas dan waktu. Hal ini bisa dibuktikan percobaan penggunaan PET (Positron Mission Tomography) pada seseorang yang sedang berpikir & beraktivitas. Di layar nampak kedua belahan menunjukkan aktivitas otak yang sedang terjadi. Sehingga kenapa ahli neuroscience sekarang sudah tidak menggunakan pembagian menurut dua belahan otak kiri & otak kanan. Alasannya karena terlalu menyederhanakan, dan berpotensi memberikan arti yang salah.

 

Sebenarnya apapun yang anda lakukan, berbicara misalnya, anda selalu mengakses otak kanan & otak kiri anda. Contoh: saat mendengarkan seseorang berbicara, hal ini mengaktifkan otak kiri (pengertian berbahasa), berdasar pengetahuan yang kita peroleh selama ini, bagian kiri memproses kata-kata, definisi dan bahasa. Pada saat seperti ini, penelitian terbaru dari Neuroscience, membuktikan bahwa belahan otak kanan juga aktif untuk memproses, modulasi nada, tempo dan volume dari komunikasi tersebut. Unsur yang sebenarnya, lebih penting dari kata-kata itu sendiri.

 

Setelah menulis paragraph diatas, saya jadi ingat sewaktu masih kecil ibu saya memanggil nama saya dengan tipe nada yang berbeda. Saat memanggil saya, “Markus…” dengan nada rendah sambil membawa sesuatu, berarti kabar gembira buat saya, mendapat hadiah atau makanan. Tapi saat memanggil saya dari dalam rumah, “Markus…”, dengan suara yang keras diiringi nada tinggi di akhir kata, itu berarti ibu saya marah besar pada saya. Satu kata yang sama, namun dengan nada yang berbeda memiliki arti yang sangat berbeda, dimana nada tadi ditentukan oleh belahan otak kanan dan pemahaman kata yang disampaikan oleh ibu saya tadi oleh otak kiri.

 

Yang Benar: Gunakan kedua belahan otak Anda

Singkat kata: kita menggunakan kedua belah sisi otak pada hampir setiap waktu. Sebetulnya tidak mungkin kita dapat menghentikan salah satunya sama sekali. Setelah anda membaca tulisan ini pun, saat ini pula otak anda terus berpikir dan membandingkan data yang sebelumnya ada dan anda ketahui dalam otak anda dengan tulisan saya yang baru anda baca ini. Dan otak anda terus berpikir bahkan ketika anda tidak menyadarinya. Memang otak kita bekerja begitu banyak diluar kesadaran kita.

 

Pesan saya: gunakan dan selalu libatkan kedua belahan otak anda sesering mungkin. Ingatlah selalu: “Dua belahan otak lebih hebat dari pada satu sisi otak saja”


Perbedaan cara berfikir otak kiri & otak kanan

Otak kita dibagi menjadi dua bagian, yaitu otak kanan dan otak kiri.

Kedua struktur ini sangat kompleks, akan tapi teori modern mengatakan bahwa masing-masing bagian ini berperan untuk berbagai macam jenis pemikiran. Sangat sulit untuk memisahkan kedua struktur otak ini, akan tetapi percobaan telah menunjukkan bahwa satu sisi bagian otak memiliki jenis pemikiran tertentu yang lebih banyak dari pemikiran sisi bagian otak yang lain. Hal juga menunjukkan bahwa masing-masing dari kita lebih menyukai satu mode pemikiran daripada yang lain.





Otak kiri vs Otak Kanan

Percobaan telah menunjukkan bahwa kedua sisi otak yang berbeda berperan untuk perilaku berpikir yang berbeda pula :

Otak Kiri :

Mengontrol tubuh bagian KiriKetrampilan angka-angkaMatematika/ketrampilan ilmiahMenganalisaObyektifitasMenulisBerbicaraLogikaPertimbangan

Otak kanan :

Mengontrol tubuh bagian kananBentuk 3 dimensiMusik dan selera seniPenyatuanSubyektifitasImajinasiIntuisiKreatifitasEmosi

Menurut teori ini, otak kanan bertanggung jawab secara acak, intuitif, holistik, menyatukan dan pemikiran subyektif. Sementara otak kiri berperan untuk berfikir logika, skuensial, rasional, analitis, dan obyektif. Kebanyakan individu memiliki preferensi berbeda dalam menggunakan salah satu gaya berfikir ini. Jadi seseorang mungkin lebih cenderung menggunakan otak kiri, dan yang lain mungkin lebih cenderung ke otak kanan –  didasarkan pada bagaimana mereka menggunakan otak kanan dan otak kiri untuk memecahkan masalah.

menggunakan Otak Kanan

Orang yang lebih dominan menggunakan otak kanan cenderung menggunakan kreativitas untuk memecahkan suatu masalah. Mereka lebih banyak mengandalkan intuisi dan lebih cepat menangkap gambaran keseluruhan situasi. Pada intinya, orang yang banyak menggunakan otak kanan tidak detail oriented.

Menggunakan otak Kiri

Orang yang lebih dominan menggunakan otak kiri lebih memilih alasan untuk segala sesuatu yang lain. Mereka menggunakan logika rasional untuk mengidentifikasi penyebab masalah, dan kemudian berpikir tentang bagaimana cara mengatasinya. Pada intinya, orang yang berfikir menggunakan otak kiri adalah detail-oriented.

Identifikasi

Perbedaan antara fungsi otak kanan dan otak kiri pertama kali dibuat sebagai upaya awal untuk mengidentifikasi penyebab masalah berbicara. Hasil otopsi dari pasien yang mengalami gangguan berbicara yang parah menunjukkan adanya tumor besar di sisi otak kiri. Tumor ini menyebabkan pasien kehilangan kemampuan berfikir secara logis, meskipun tetap memiliki kemampuan untuk berbicara. Penelitian lebih lanjut mengungkapkan korelasi yang mendalam antara daerah aktivitas otak dan jenis tugas spesifik. Daerah penelitian sudah cukup berkembang, karena melakukan langkah rehabilitasi dan pengobatan cedera otak menjadi lebih penting.

Seimbang

Kebanyakan individu memiliki preferensi yang berbeda untuk salah satu gaya berpikir ini. Namun walau bagaimanapun, adalah lebih utuh jika sama-sama mahir berfikir menggunakan kedua cara berfikir tersebut.

Kurikulum : Agar lebih utuh dalam menggunakan otak pada orientasi individu, pendidikan harus memberikan bobot yang sama dengan mengajarkan seni, kreativitas, dan keterampilan imajinasi.

Instruksi : Untuk menumbuhkan lebih banyak pengalaman skolastik pada kedua sisi otak, pendidik harus menggunakan teknik instruksi yang terkait dengan preferensi kedua sisi otak. Kelas di sekolah bisa meningkatkan kegiatan belajar otak kanan dengan mengikutkan lebih banyak pola, metafora, analogi, bermain peran, visual dan gerakan membaca, perhitungan, dan kegiatan analitis.

Penilaian : Untuk evaluasi yang lebih akurat,  pendidik harus mengembangkan bentuk-bentuk penilaian baru yang mengembangkan bakat dan keterampilan dengan menggunakan rotak kanan.




4 tips Menjadi lebih kreatif di tempat kerja






Dalam dunia industry digital, inovasi adalah suatu keharusan yang terus menerus dibutuhkan untuk tetap survive. Inovasi bisa muncul darimanapun, bahkan tak sering kita jumpai dari kamar mandi.

Inovasi sangat berkaitan erat dengan orang-orang yang kreatif. Saya percaya bahwa setiap orang sebenarnya diberkahi segala akal & budi untuk bisa menghasilkan sesuatu yang kreatif. Setiap orang memiliki ide-ide yang mampu mengubah sesuatu menjadi lebih baik. Bayangkan apabila semua orang di lingkungan kerja Anda mampu berpikir kreatif untuk menjadikan tempat kerja mereka menjadi lebih baik.

Nah berikut beberapa tips untuk meningkatkan kreatifitas yang ada di tempat kerja Anda:

Reward ide-ide kreatif

Setiap ide yang kreatif perlu diapresiasi, walau kadang hanya dengan ucapan“mantap” atau “good job”. Perhatian yang cukup kadang akan semakin memotivasi rekan/partner kerja anda semakin out of the box dalam mengeluarkan ide-ide mereka.

Inovation team

Inovation team merupakan suatu system yang biasanya digunakan oleh banyak perusahaan untuk menciptakan inovasi dari internal. Banyak produk baru yang tercipta dari system berikut. Di Beon sendiri, innovation team selalu bermunculan.

Kesempatan

Tidak semua orang mampu mengutarakan ide mereka dengan blakblakan atau gamblang. Untuk orang yang pendiam, maka bisa dilakukan one on one.

Lingkungan kerja yang menyenangkan

Lingkungan yang terlalu serius dapat menghambat kreativitas. Studi psikologi telah mengungkapkan bahwa suasana hati yang positif dapat memacu kreativitas. Dengan suasana hati yang senang, fleksibilitas yang lebih besar dalam pemikiran dan membuatn perspektif kita menjadi lebih terbuka.

Apa itu 5R : Cara Menerapkan Sistem 5R

adalah pemanfaatan tempat kerja yang mencakup peralatan, dokumen, bangunan dan ruangan untuk melatih kebiasaan para pekerja dalam usaha meningkatkan disiplin kerja.

Sistem manajemen tata graha (good house keeping management) yang dilakukan dalam mengelola tempat kerja (perkantoran, gudang, area kerja bengkel, laboratorium, produksi/pembangkit, dan area pendukung lain seperti fasilitas publik).

Tempat kerja yang bersih, rapih, aman dan nyaman yang akan menghasilkan produk dengan kualitas tinggi, penekanan biaya, penyelesaian tepat waktu, safety terjamin, moral tinggi dan lingkungan terjamin.



Kurang nya kesadaran dalam membuang sampah

Lagi dan lagi, selalu kita meremehkan hal sekecil sampah. Slogan “buang lah sampah pada tempatnya” mungkin sudah bukan hal yang asing bagi kita, tapi masih banyak dari kita yang kurang memperdulikannya dengan membuang sampah sembarangan. Baik itu yang organik, ataupun yang non organik. Untuk sampah organik mungkin tidak akan terlalu menjadi masalah karena mudah untuk di uraikan, tapi apa yang terjadi dengan sampah non organik ? butuh setidaknya 30tahun dalam penguraiannya di dalam tanah untuk setiap 1 buah.



Terlebih lagi ketika menghadapi musim hujan seperti ini. Kegiatan sebelumnya seperti membuang sampah di sungai, membuang sampah di sembarangan jalan ataupun saluran-saluran air yang ada, kini terasa akibatnya. Mulai dari banjir, air yang menggenang, bahkan dari air yang menggenang tersebut menjadi sarang jentik nyamuk yang tentunya akan membawa berbagai penyakit. Sudah banyak berbagai cara di terapkan oleh pemerintah agar setiap masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungannya, terlebih lagi dalam hal membuang sampah. Namun kurangnya kesadaran bersama menjadi hal yang sulit di selesaikan. Dulu di kota Depok pernah di buatkan di sekitar jalan kartini hingga margonda beberapa buah tempat sampah unik di setiap pinggir jalan. Bentuknya seperti pohon yang telah di potong, dari keunikan bentuknya seperti itu, kesadaran akan pentingnya membuang sampah menjadi lebih tinggi. Namun sangat di sayangkan kini keberadaan tempat sampah unik tersebut sudah entah kemana, saya sendiri sudah jarang melewati jalan tersebut. Dari hal tersebut saya menyimpulkan bahwa kesadaran dalam membuang sampah mungkin akan meningkat apabila kita melakukan suatu inovasi-inovasi tertentu, bahkan dalam hal urusan bentuk dan letak tempat sampah itu sendiri.


Dengan tingginya kesadaran akan membuang sampah pada tempatnya pun juga pastinya akan kita rasakan sendiri, seperti tidak adanya banjir dan lainnya. Ketika lingkungan menjadi bersih pun hidup kita akan terasa lebih nyaman dan sehat.